Skip to content →

Shalat Tahajjud

Shalat Tahajjud adalah shalat sunnat yang dikerjakan pada waktu malam dan sesudah tidur sekalipun tidurnya hanya sebentar. JAdi apabila shalat tersebut dikerjakan tanpa tidur sebelumnya, maka ini bukan shalat Tahajjud, tetapi shalat-shalat sunnat saja seperti Witir dan sebagainya.

Mengenai bilangan rakaatnya sekurang-kurangnya dua rakaat, dan sebanyak-banyaknya 12 rakaat, sedang waktu pelaksanaannya sesudah shalat Isya’ hingga terbit fajar, namun sepanjang malam itu ada saat-saat utama, lebih utama dan paling utama, maka waktu malam yang panjang itu dapat dibagi menjadi 3 bagian sebagai berikut :

  1. Sepertiga malam yang pertama dari pukul 19.00 hingga 22.00 saat utama.
  2. Sepertiga malam yang kedua dari pukul 22.00 hingga 01.00 saat lebih utama.
  3. Sepertiga malam yang ketiga dari pukul 01.00 hingga 04.00 saat paling utama.

Shalat Tahajjud ini sangatlah dianjurkan untuk dikerjakan walaupun hukumnya sunnat, sebagaimana firma Allah S.W.T yang artinya :

Hendaklah engkau gunakan sebagian waktu malam itu untuk shalat Tahajjud sebagaimana shalat sunnat untuk dirimu, mudah-mudahan Tuhan akan membangkitkan engkau dengan kedudukan yang terpuji“. (Al-Isra’ : 75)

Demikian pula sabda Rasulullah S.A.W yang artinya :

Allah turun ke langit dunia pada waktu sepertiga yang akhir dari waktu malam, lalu berseru : Adakah orang-orang yang memohon (berdo’a) pasti Aku kabulkan, adakah orang yang meminta, pasti akan Ku beri dan adakah yang mengharap/memohon ampunan, pasti akan Ku ampuni baginya sampai tiba waktu subuh”.

Lafadz niat sholat Tahajjud sebagai berikut :

“USHALLI SUNNATAT TAHAJJUDI RAK’ATAINI LILLAAHI TA’ALAA. ALLAHU AKBAR”.

Artinya :

Aku niat shalat sunnat Tahajjud dua rakaat karena Allah Ta’ala. Allahu Akbar.

Kalau dalam bahasa Jawa, niatnya seperti berikut :

Aku niat shalat Tahajjud rong rakaat krana Allah Ta’ala. Allahu Akbar”.

Do’a Tahajjud :

Diwaktu melakukan shalat Tahajjud atau sesudahnya sebaiknya do’a yang dibaca dari ayat-ayat Al-Qur’an atau Hadits adalah Do’a “Sapu Jagat” yang berbunyi :

“RABBANAA AATINA FIDDUN-YAA HASANATAN WAFILAAKHIRATI HASANATAN WAQINAA ADZAABANNAARI”.

Artinya :

Ya Allah Tuhan kami. Berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa api neraka“.

Apabila Rasulullah S.A.W selesai mengerjakan shalat Tahajjud lalu beliau berdo’a sebagai berikut :

“ALLAHUMA LAKAL HAMDU ANTA QAYYIMUS SAMA-WAATI WAL ARDLI WAMAN FIIHINNA, WALAKAL HAMDU LAKA MULKUS SAMAAWAATI WAL-ARDLI WAMAN FIIHINNA, WALAKAL HAMDU NUURUS SAMAAWAATI WALARDLI, WALAKAL HAMDU ANTAL HAQQU WAWA’DUKAL HAQQU WALIQAA-UKA HAQQUN WAQAULUKA HAQQUN WALJANNATU HAQQUN. WANNAARU HAQQUN. WANNABIYYUUNA HAQQUN, WAMUHAMMADUN SHALLALLAAHU’ALAIHI WASALLAMA HAQQUN. WASSAA’ATU HAQQUN ALLAAHUMMA LAKA ASLAMTU WABIKA AAMANTU, WA’ALAIKA TWAKKALTU WAILAKA ANABTU WABIKA KHAASHAMTU, WAILAIKA HAKAMTU, FAGHFIRLII MAA QADDAMTU, WAMAA AKHKHARTU. WAMAA ASRARTUWAMAA AA’LANTU ANTAL MUQODDIMU WA-ANTAL MU-AKHKHIRU LAA ILAAHA ILLAA ANTA AU LAA ILAAHA GHAIRUKA WALAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAAH”.

Artunya :

Ya Allah bagi-Mu segala puji. Engkaulah penegak langit dan bumi dam alam semesta serta segala isinya. Bagi-Mulah segala puji. Pemancar cahaya langit dan bumi. Bagi-Mulah segala puji. Engkaulah yang hak, dan janji-Mu adalah benar, dan sorga adalah hak dan neraka adalah hak, dan Nabi-Nabi itu hak benar. Ya Allah, kepada Mulah kami berserah diri (bertawakal) kepada Engkau jauhlah kami kembali, dan kepada-Mulah kami rindu, dan kepada Engkaulah kami berhukum. Ampunilah kami atas kesalahan yang sudah kami lakukan dan yang sebelumnya, baik yang kami sembunyikan maupun yang kami nyatakan, Engkaulah Tuhan yang terdahulu dan Tuhan yang terakhir. Tiada Tuhan melainkan Engkau Allah Rabbul’Alamin. Tiada daya dan kekuatan melainkan dengan Allah“.

Setelah selesai membaca do’a tersebut, diteruskan membaca do’a istighfar yang berbunyi :

“ALLAHUMMA ANTA RABBII LAA ILAHA ILLAA ANTA KHLAQTANII WA-ANA ‘ABDUKA WA-ANA ‘ALAA ‘AHDIKA WAWA’DIKA MASTATHA’TU A’UUDZU BIKA MIN SYARRI MAA SHANA’TU ABUU-U LAKA BINI’MATIKA ‘ALAYYA WAABUU-U BIDZANBII FAGHFIRLII FA-INNAHU LAAYAGHFIRUDZ DZUNUUBA ILLAA ANTA”.

Artinya :

Ya Allah, Engkaulah Tuhan kami, tiada Tuhan melainkan Engkau, Engkau Dzat yang telah menjadikan kami dan kami adalah hamba-Mu, dan kamipun dalam ketentuan-Mu serta janji-Mu sedapat yang kami lakukan. Kami mohon perlindungan-Mu dari kejahatan apa saja yang kami lakukan, kami mengakui kenikmatan yang telah Engkau limpahkan kepada kami dan kami juga mengakui akan dosa kami. karena itu berilah ampunan kepada kami, sebab sesungguhnya tidak ada yang memberi pengampunan kecuali hanya Engkau“.

Demikian tata cara dan do’a-do’a untuk melaksanakan sholat Tahajjud. Semoga bisa bermanfaat bagi anda semuaanya, Amienn…

Dan saya minta maaf jika ada salah penulisan dan kata-kata yang mukin tidak saya sengaja.

Published in #ndobos

2 Comments

  1. irwan irwan

    alhamdulillah..trmkasih atas infonya

    • mubaroki mubaroki

      @irwan, sama-sama confusedenyum:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *