Skip to content →

Surabaya Grammar

Surabaya is the capital of East Java Province. The city is also dubbed as the City of Heroes. Surabaya word comes from a legend.

Long ago, there lived a Crocodile and Shark Sura who never got along. Every time they both are always fighting. Consequently colored water into the Red River because of blood. Finally on one day, they met and there was fighting. In the middle of a fight Sharks Sura suddenly stop the fight with Crocodile. Sharks Sura feel bored with the fight that always occurs between two of them.

Finally, at the time also happened to an agreement between the Crocodile and Shark Sura. They agreed that the Sharks Sura ruling and seek food in Ocean Territory, while ruling on the Crocodile River. At last they both agreed.

But at some point, the situation in the area of ocean change. All sources of food in the Ocean disappeared. Sharks Sura feel hungry for it. He had to think if all the food in its territory is taken by a crocodile. And at some point enter the Territory Sura Shark Crocodile power. He was looking for food on the River. Finally it is known by the Crocodile.

Crocodiles were furious, because the Sharks have been denied Promise Sura. Powerful brawl ensued. Turbulent river water, as stirred by a large spoon. Slowly brown river water which turn red with blood. Crocodiles to bite the tail of the shark Sura, so anything with a distinguished Sura Shark Crocodile bite the tail. After a long fight they feel tired and weak start. Blood that they remove all the water has changed into a red river.

Eventually they both died from loss of blood. Their carcasses stranded, and be eating ants.

These events serve as the beginning of Legend of Surabaya.

==========+++++==========

Surabaya adalah Ibukota Provinsi Jawa Timur.Kota ini juga di juluki sebagai Kota Pahlawan.Kata Surabaya berasal dari suatu Legenda.

Dahulu kala, hiduplah seekor Buaya dan Ikan Hiu Sura yg tidak pernah Akur. Setiap saat mereka berdua selalu berkelahi. Akibatnya air Sungai menjadi berwarna Merah karena bersimbah darah. Akhirnya pada Suatu hari, mereka bertemu dan terjadi Perkelahian. Di tengah terjadinya perkelahian Hiu Sura tiba-tiba menghentikan perkelaihannya dengan Buaya. Hiu Sura merasa bosan dengan perkelahian yang selalu terjadi diantara mereka berdua.

Akhirnya pada saat itu juga terjadi suatu kesepakatan diantara Buaya dan Hiu Sura. Mereka bersepakat agar Hiu Sura berkuasa dan mencari makanan di Wilayah Lautan, sedangkan Buaya berkuasa di Sungai. Akhirnya mereka berdua bersepakat.

Namun pada suatu saat, keadaan di wilayah Lautan berubah. Semua sumber makanan di Lautan hilang. Hiu Sura merasa kelaparan akan hal tersebut. Ia sempat berfikir jika semua makanan di wilayahnya di ambil oleh Buaya. Dan pada suatau saat Hiu Sura masuk ke Wilayah kekuasaan Buaya. Ia mencari makan di Sungai. Akhirnya hal tersebut di ketahui oleh Buaya. Buaya pun marah besar, karena Hiu Sura telah mengingkari Janji.

Terjadilah perkelahian yang Dahsyat. Air sungai Bergejolak, layagnya diaduk-aduk oleh sendok rasaksa. Perlahan air sungai yg berwarna kecoklatan berubah menjadi merah darah. Buaya menggigit ekordari Hiu Sura, begitu pun dengan Hiu Sura yg juga menggigit ekor Buaya. Setelah lama berkelahi mereka merasa kelelahan dan mulai lemah. Darah yang mereka keluarkan telah merubah seluruh air sungai menjadi berwarna merah.

Akhirnya mereka berdua tewas karena kehabisant Darah. Bangkai mereka terdampar, dan menjadi makan semut.

Peristiwa ini dijadikan sebagai awal mula Legenda Kota Surabaya. confusedilau:

Published in #ndobos

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *