Skip to content →

Bangga Pakai Sepatu Boots Lokal

Sepatu boots merupakan salah satu jenis alas kaki yang bahan pembuatnya memiliki tingkat ketebalan yang cukup tinggi. Baik itu sol, toe, maupun kulit sepatu. Ketebalan bahan tersebut dibuat atas unsur keamanan. Karena sejatinya, boots memang didesain khusus untuk sepatu pekerja lapangan atau outdoor. Namun seiring perkembangan zaman, kini model boots sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga kemudian menjadi salah satu item fashion terbaru.

Anak muda yang sukses dengan sepatu boots handmade

Sepatu boots sebagai pelengkap style kaum milineal modern sudah menjadi hal lumrah sekarang. Bahkan, peminat model alas kaki tinggi ini tak hanya datang dari kaum pria, namun juga wanita. Model sepatu kekinian ini, ternyata dirancang oleh anak-anak muda Nusantara lho, di antaranya ialah:

  • Yukka Harlanda dengan Brodo Footwear

Sekarang, siapa yang tidak tahu merk Brodo Footwear. Jika memang masih ada yang belum tahu merk ini, mungkin dia harus sering-sering keluar dari gua persembunyiannya. Brodo didirikan oleh Yukka dan temannya yang bernama Putera. Awal mula berdirinya Brodo, berasal dari keresahan Yukka yang selalu susah menemukan sepatu sesuai ukuran kakinya.

Hingga mau tidak mau, Yukka harus mencari sendiri pengrajin untuk membuat sepatunya secara khusus. Setelah sepatunya selesai dibuat, Yukka memamerkan sepatu tersebut kepada kawan-kawannya dan mulai membuka pre-order karena ternyata mereka juga tertarik dengan modelnya. Dari sinilah Yukka mulai mengembangkan bisnis tersebut dan menciptakan merk Brodo.

  • Agit Bambang dengan Amble Footwear

Agit Bambang adalah pemuda dibalik nama besar Amble Footwear. Sedikit mirip dengan Yukka, Bambang juga berangkat dari keresahan pribadinya melihat sepatu luar negeri yang harganya selangit. Ia pun memutuskan untuk membuat sepatunya sendiri ke pengrajin dan iseng menawarkannya via Kaskus.

Ternyata, hanya butuh tiga hari saja, barang tersebut laku. Bambang pun akhirnya memutuskan untuk merintis Amble Footwear dengan serius. Hingga saat ini, Bambang bisa memperoleh omzet sampai ratusan juta rupiah setiap bulannya.

  • Tyas Nastiti dengan Klastik Footewar

Tak mau kalah dengan dua kisah pria sebelumnya, kali ini ada Tyas Nastiti si empu-nya Klastik Footwear. Tyas menggunakan modal usaha yang diperolehnya dari program kreatifitas mahasiswa di kampusnya. Ia merancang sendiri model sepatu buatannya dengan memadukan kain khas Indonesia, Batik.

Kain satu ini memang terbukti mampu meberikan dampak signifikan dalam unsur keunikan. Berkat paduan kreatif ini, setiap bulan Tyas berhasil mendapatkan pesanan lebih dari 450 pasang sepatu. Harga produk Klastik Footwear berkisar antara Rp. 145.00 sampai Rp. 500.000. Tinggal kalikan saja berapa kuntungan yang didapat Tyas tiap bulannya.

Sepatu boots hasil karya dari tangan-tangan kreatif nusantara

Sepatu Boots Pria
Sepatu Boots Pria

Selain merk-merk di atas, masih ada banyak model sepatu boots yang juga tak kalah kece dan menarik. Seperti model Baldevs varian Midnight Black dari Bradleys Footwear misalnya.

Bradleys Footwear merupakan salah satu pengrajin ternama dari Kota Bandung, Jawa Barat. Model sepatu boots Baldevs terbuat dari 100% kulit asli dengan varian warna hitam dop atau Midnight Black. Desain tampilan boots ini sangat macho dan modern. Apalagi dengan tambahan aksen resleting pada bagian kulit luarnya. Dijamin siapapun pemakainya akan nampak lebih modis deh.

Dulu, produk-produk kerajinan semacam ini hanya bisa ditemukan di toko atau reseller resmi mereka. Namun sekarang, dengan adanya teknologi yang semakin berkembang, kamu dapat menemukan ribuan produk kerajinan lokal berkualitas hanya dari handphonemu saja. Kamu dapat menemukan produk sejenis Baldevs varian Midnight Black dari Bradleys Footwear di toko online khusus barang kerajinan seperti Qlapa, Ku Ka, Crafline, KadoKadi, dan masih banyak lagi.

Produk kreatif tidak jadi dalam semalam, ada perjuangan melelahkan di dalamnya

Sepatu Boots Keren
Sepatu Boots Keren

Memangnya kenapa sih harus membeli sepatu boots handmade? Bukannya sama saja ya dengan sepatu biasa? Dipakainya tetap di kaki bukan? Kenapa pula orang-orang saat ini sangat gemar produk handmade? Perasaan juga sama saja.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2014, Populasi Industri Kecil dan Menengah (IKM) Fashion dan kerajinan tercatat sebesar 625.209 unit usaha atau sekitar (17,04%). Angka tersebut berhasil menyerap 1.474.901 tenaga kerja atau sekitar (16,88%) dan memberikan nilai tambah sebesar Rp 44 triliun atau sekitar (20,28%). Gimana? Masih tetep beranggapan bahwa produk handmade sama seperti produk pasaran biasanya?

Barang handmade dibuat secara khusus, unik, nyaman, dan penuh kebanggaan. Setiap pengrajin pasti memberikan segenap jiwa dan passion yang dimiliki pada setiap potong produknya. Mulai dari desain, pemilihan bahan, pengerjaan, hingga tahap finishing, semuanya diperhatikan dengan seksama. Mereka bahkan tak segan-segan untuk berdiskusi bersama konsumennya, juga ke sesama pengrajin. Tujuannya, tak lain demi menciptakan produk yang lebih baik lagi.

Coba beli salah satu sepatu boots handmade di Qlapa.com. Lalu rasakan kenyamanan, serta kebanggaan karena menggunakan produk original buatan anak bangsa. Dengan membeli barang-barang handmade lokal, secara tidak langsung kamu ikut mendukung ekonomi para pekerja/buruh industri kerajinan Indonesia lho.

Published in #ndobos

2 Comments

  1. Memang belum banyak yang tau soal Qlapa dan apa yang mereka lakukan. Dan saya cukup senang membaca tulisan bagus seperti ini yang mengenalkan Qlapa sebagai toko jual beli yang berfokus pada penjualan produk-produk handmade lokal Indonesia. Yang artinya, ketika kamu menulis ini dan menyebarkannya pada dunia, kamu turut serta menyebarkan semangat #CintaProdukLokal dan itu yang sangat saya sukai.

    Nah, kalau boleh saya tambahkan, Qlapa itu lebih dari sekedar platform jual beli online. Mereka menyediakan produk handmade sekaligus menawarkan kemudahan. Para pembeli tidak perlu melakukan pemesanan yang sebegitu rumitnya untuk membeli produk di Qlapa, dan begitu juga sebaliknya, para pengusaha dan pengrajin yang mau berjualan bersama Qlapa juga diberikan kemudahan untuk mempromosikan produknya di Qlapa.

    Sesuai dengan tagline-nya, Mudahnya menemukan handmade unik khas Indonesia di Qlapa setidaknya terbukti. Disamping kemudahan yang diberikan, dengan bertransaksi di Qlapa kita juga turut meningkatkan usaha Eknonomi Kreatif Indonesia yang sedang menggeliat. Dengan kita membeli produk di Qlapa, kita menyemangati pengrajin lokal untuk tetap semangat berkarya.

    Dengan begitu, semangat #CintaProdukLokal bisa berjaya lagi, dan kita tidak perlu lagi berbelanja produk handmade-handmade mahal buatan luar negeri, karena di Qlapa, kita bisa beli dan memiliki handmade unik khas Indonesia yang belum tentu ada di tempat lain dengan harga terjangkau.

    Semoga makin banyak orang Indonesia yang #CintaProdukLokal dan Qlapa adalah salah satu platform yang tepat untuk membuktikannya.

    Btw, saya juga lagi ikutan lomba blog yang sama nih. Minta kunjungan baliknya ya ke bit . ly/Qlapa (sengaja saya pisahkan agar tidak tersaring filter spam). Semoga beruntung dengan lomba blognya ya. Gue harap salah satu hadiah-hadiah yang ketjeh itu mendarat di depan rumah kita dengan mulus. Amin

    maaf ya kalau komennya kepanjangan, hihi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *