Skip to content →

This about me?

Banyak orang bilang bila bertemu seseorang gak kenalan dulu itu gak afdhol rasanya, “Tak kenal maka tak cium sayang” big grin itulah ungkapan yang sering kita dengar di dunia ini.

Maka dari itulah saya membuat halaman ini, halaman yang mungkin akan menceritakan kehidupan saya.

Gak perlu banyak cincong, atau bacot kata, yuk, kenalan sama aku dulu, baca ulasan singkatnya dibawah ini yow.

*29 Agustus 1995

mubarokiKetika itu hari Selasa, pukul 11.45 WIB *ini kata pakku sama bukku lho.. yang telah di catat di sebuah album foto khusus memuat gambarku* lahirlah seorang bocah laki-laki yang sangat ganteng sendiri di keluarganya. Ia adalah diriku sendiri Akhmad Nushoir Mubaroki. Lahir dari pasangan Sjamsuddin dan Sriatun.

Menurut kata bapakku dan ibukku, sebelum kelahiran putra dan putrinya, selalu mempersiapkan nama 2 buah, yaitu nama laki-laki dan perempuan. Ini juga terjadi ketika menanti kelahiran ku. Aku sudah lupa nama-namanya yang akan di calonkan ke kelahiranku, mau tanya ke bapakku dan ibukku juga malu sendiri aku. big grin

*Tahun 1996 sampai TK (Taman Kanak-Kanak)

mubaroki
Bayi besar mubaroki big grin

Lha,,, diwaktu-waktu ini, saya belum tau apa-apa, lha wong masih kecil. Mungkin jaman ini, udah bisa ngucapin kata bapak, ibu (mamak), mbak dan sebagainya.

Ini cerita dari orang tua lho ya,,, saya sendiri juga gak tau. Aku dulu masih seumur 1-3 tahunan itu sering di momong sama orang tuaku gak hanya digendong. Melainkan dinaikkan ke gerobak kecil. ( sayang fotonya udah ketlisut sad )

Kalu sekarang kan pakai kereta dorong itu lho… yang harganya mahal. Tapi aku dulu benar-benar di gerobak yang terbuat dari kayu dan diberi kasur untuk alas. Aku dulu sering di mong bersama dengan adik keponakanku. Dia lahirnya hanya terpaut 3 bulan dari diriku. Aku lahir di bulan agustus akhir, sedangkan adik keponakanku lahir awal desember di tahun yang sama.

Masa-masa kecil itu saya sering disebut sebagai sodara kembar oleh para tetangga, karena saya dan adik keponakanku itu selalu bersama-sama setiap pagi, siang, sore selain waktu tidur dan buang air.

Ini cerita juga dari teman-temannya ibuku di sekolahan tempat ibu mengajar. Aku dulu waktu masih kecil mungil aku itu termasuk bayi yang gemuk lho.. #bangga

Aku dulu sama ibu, sering diajak kesekolahan, soalnya saya kan masih butuh ASI exklusif. Setiap istirahat saya ditidurkan di meja guru sama ibu. dan sering diajak bermain sama teman-teman ibu #iniceritalho…

mubaroki
Memakai baju kebanggaan masa balita

Waktu, saya baru bisa bicara, mungkin sekitar umur setahunan atau kurang setahun gitu. Aku sering berkata-kata apa… gitu.. sama teman ibuku aku jadi dipanggil “ROKOTOK” entah itu maknanya apa. #mikir thinking

Karena waktu itu ibuku full ngajar di sekolahan dari pagi sampai sore, maklum disekolahan swasta waktu itu. Aku dulu juga sering dititipkan ke orang sekitar sekolahan tempat mengajar ibu. Sayangnya aku lupa nama ibu pengasuh yang bertempat didekat sekolahan itu, soalnya aku masih TK, orangnya sudah meninggal.

Namun, bukannya ibuku gak sayang lho aku dititpkan itu, soalnya selain dititipkan, setiap ibu ada istirahat atau jam kosong. Ibu selalu ke rumah pengasuh tadi, memberi ASI dsb.

Selain dititipkan di ibu pengasuh sebelah sekolahannya ibuk, aku juga dititipkan ke nenek dan kakekku yang rumahnya sebelah kediaman orang tuaku, hanya terpaut satu rumah.

Semakin aku tumbuh menjadi besar dan menjadi balita, aku juga masih sering ikut ibu, mengapa kok ikut ibu terus? karena aku dulu takut dimarahi kalau ikut bapak #he…

Aku umur 3 tahunan kalau ikut ibu, tiap pagi pasti diampirkan ke warung soto, namanya pak sampan. Setiap pagi bahkan setiap hari aku diajak kesana. Selain warung soto pak sampan itu, aku setiap minggu sering diajak ke warung soto “DOK” di dalam pasar kertosono.

Umur 3 tahunan aku sama bapak dan ibu, ditawani masuk ke Taman Kanak-Kanak, 3 tahun sebenarnya belum waktunya ya. Cuman waktu itu aku hanya dititipkan ke TK Pancamurni 1 Kertosono. Mengapa dititipkan? karena waktu tahun 2000an itu belum ada namanya Play Group, jadi status saya waktu itu murid titipan belum murid asli TK. #heh

Aku dulu kalau sekolah TK dan saya masih berstatus titip, aku harus ditemani ibuku, kalau gak aku gak mau sekolah. #manja. Yah,, meskipun manja gpplah, yang penting mau sekolah. hehehe……

mubaroki
Foto wisuda TK bareng ibuk winking

Setelah dititipkan selama setahunan, akhirnya aku masuk TK nol kecil, waktu itu sudah muncul bibit-bibit celolek’an dan nakal dari ragaku, hehehe… (ini cerita dari ibu guruku TK). Aku sering naik bangku, lonjak-lonjak dibangku, atraksi diayunan, dan aksi-aksi menantang lainnya #jiah

Aku senang naik bangku itu ada alasannya kok, soalya waktu itu, aku mergoki salah satu ibu guruku TK yang membenarkan lampu kelas. Lha,,, karena menurutku itu mengasyikkan, jadinya setelah guruku selesai membenarkan lampu, aku langsung naik bangku deh. Dan kegiatan itu aku lakuin sampai TK nol besar.

Eh, iya, seorang balita kan pasti diminumi ASI sama ibunya, aku dulu juga iya. Umumnya kan balita diberi ASI sampai umur 2 tahunan. Kalau enggak,,, hehehe… aku dulu mimik cucu sampai mau naik ke kelas 1 SD lho… hehehe….. cool

Jadi tiap istirahat di TK itu, aku gak main dulu ama teman-teman, aku menghampiri ibuku dulu dan mimik cucu (ASI) setelah itu baru main… Meskipun di TK itu yang masih ngempeng cuman aku tok, tapi aku malah seneng dan gak malu, soalnya gak ada saingan..!! tongue

Aku di TK juga terknal sebagai siswa yang cerdas dan pinter lho… #pamer aku sering maju kedepan ngajari temen-temenku baca, berhitung dan bernyanyi. *Lha waktu menggambar kok ngga?* kalau waktu menggambar gak maju saya, soalnya gak bisa nggambar batting eyelashes

Di TK aku udah kenal cewek lho.. :jatuhcinta:  kalau mungkin sekarang dianggap pacaran lah kalau aku dulu merasa tidak.

Yah, meskipun kemana-mana sering sama dia, maen bareng, makan bareng, terus sebelum pulang aku selalu peluk dia dulu dan berpamitan.

*Tahun 2002 (Zaman Sekolah Dasar)

Setelah berhasil menempuh pendidikan di Taman Kanak-Kanak selama 3 tahun smug aku melanjutkan sekolah di SDN Banaran 1 Kertosono. Sebab, aku meniru kakakku. Waktu masuk TK aja aku juga ikut-ikutan kakakku yang berumur terpaut 7 tahun dariku. Waktu masih kecil, aku kalau persoalan sekolah inginnya sama dengan kakakku. Buktinya ini sampai SD sekolahannya juga sama.

mubaroki
Tampil sederhana sejak kecil big grin

Dikelas 1 Sekolah Dasar, aku masih kecil, imut dan culun….. sekali. Dulu guruku kelas 1 itu udah termasuk guru senior namanya Bu Watinem. Bu Wati panggilan akrabnya, beliau dulu juga guru SD bapakku, tapi di sekolahan yang berbeda. Meskipun senior dan sering marah pada temanku yang badel-bandel, tapi bu Wati kalau sama aku gak pernah marah.

hehehe… aku dulu soalnya pendiam dan terkenal pinter lho… baru semester 1 aja aku udah ranking 1 dan alhamdulillah lanjut sampai kenaikkan kelas ke kelas 2 aku juga dapat ranking 1 lagi. #alhamdulillah.

Diwaktu kelas 1 SD, mungkin aku berumur 7 tahunan, aku waktu umur ini peginan banget atau bahasa kerennya itu merian. Pada suatu hari, aku diajak main ibuk ke rumah temannya. Dirumahnya itu ada komputer. Lha… waktu-waktu itu aku dikasih tau isinya komputer itu, Temane ibuk itu, ngiming-ngimingi saya dengan menyetelkan film kartun Tom and Jerry dan lagu dangdutan. Dari itu aku malah pengin dibeliin komputer.

Aku merengek ke ibuk 3 hari 3 malam minta dibeliin komputer. Alhamdulillah, aku di kelas 1 SD semester 1 akhir, keinginanku terkabul. Aku dibelikan ibuk komputer Pentium 1 dengan harga sekitar 1jtan waktu itu. Karena rasa penasaranku tinggi, aku dulu langsung buka komputer didampingi mbakku yang sudah mengenal komputer di SMP.

Pertama kali yang aku pelajari itu MS. Word. dan aku minta pengajaran dari mbakku. Meskipun mbakku ngajarinya gak ikhlas tapi ya gpplah. Karena akuu jg mangkel lihat wajahnya mbak yang gak ikhlas. Akhirnya aku nekad belajar sendiri. Alhamdulillah disupport orang tua. Dari situlah aku mulai utak-atik komputer.

Alhamdulillah bisa naik ke kelas 2 dengan menduduki ranking 1. Guru kelas 2 ku namanya bu Suratmi. Beliau seorang guru yang cocok ngajar anak kelas 2 SD #menurutku.

Dikelas 2, aku juga termasuk murid istimewa, heheh… karena waktu masuk hari pertama, teman-teman pada royokan cari bangku jadinya aku gak kebagian tempat duduk.

Alhasil sama bu Ratmi, aku dicariin kursi saja tanpa bangku. Dan aku didudukan di meja guru #wow… jiah sayang tenan bu Ratmi sama aku, hehehe……

Alhamdulillah dikelas 2 aku masih bisa memertahankan prestasiku. Aku selalu meraih ranking 1 di kelas 2. Di awal semester sampai akhir semester, peringkat 1 aku duduki. #rasombong

mubaroki
Lak mingkem manis ya winking

Di kelas 2 ini, aku sakit-sakitan, sakit yang paling parah yaitu terkena Gejala Tifus gara-gara gak rajin makan dan istirahat. Alhasil gak masuk lama. Alhamdulillah waktu itu tidak parah sakitnya. Sakitnya itu menyerang ketika bulan puasa. kalau gak salah aku sakit selama 20 harian pada bulan puasa sampai tanggal 3an Syawal.

Kelas 2 aku mulai kenal cewek lagi, biasalah anak nakalan kayak aku. Dengan modal pinter dan masih ngganteng dulu, banyak anak cewek yang terpikat, hahaha.. big grin

Naik ke kelas 3, guruku waktu itu bu Suharsih, beliau termasuk guru senior di SD. Beliau sangat tegas dan keras. Di semester 1 aku masih bisa memertahankan prestasiku. Aku mendapat ranking 1 lagi, berkat ketekunan dan keuletanku.

Namun sayang, di semester 2 aku ngedrop saudara. Mengapa bisa? sebab, dikala itu orang tuaku lagi goyah karena perbuatan kakakku yang mulai membuat masalah dengan berpacaran bebas.

Namanya anak kecil, ketika bapakku lagi mikir keras, badanku selalu gak enak, dan aku sakit-sakitan. Bahkan hampir 2 minggu aku gak masuk sekolah gara-gara itu.

Diakhir semester, aku hanya bisa meraih peringkat 3. Memang sih menyedihkan… tapi guru SD kelas 6 bu Susi yang juga tetanggaku. Terus mensupportku supaya bangkit lagi.

Menyedihkannya selain gak dapat nomor 1, juga gak dapat fulus, hehehe…..

Lho, kenapa??? gini lho… ibuku pernah berjanji kediriku, bahwa setiap saya dapet ranking 1,  50.000 bisa aku kantongi… asyik…  happy . Jadi kalau dihitung dari kelas 1, ya.. sudah ada 250.000an lah aku dapatkan..  big hug

Gara-gara itu, sampai2 putrannya temannya ibu, kepingin seperti aku. Jadi setiap dia dapat ranking dikelasnya, dia merengek ke bapaknya (teman ibuku) supaya diberi hadiah seperti aku.

Naik ke kelas 4 SD. aku berjanji  pada ibuku untuk memacu prestasiku yang tertinggal di kelas 3 semester 2. Alhamdulillah janjiiku tercapai. Disemester 1 aku berhasil meraih nilai tertinggi lagi. Waktu kelas 4 SD sudah gak ada ranking lagi, soalnya kurikulumnya ganti KTSP.

Di semester 2 aku berhasil menunjukkan peningkatan lagi. Aku dikirim sama guru kelasku yang bernama bu Sri Wahyuni mengikuti lomba cerdas cermat antar SD sekecamatan. Dalam lomba tersebut 1 tim ada 3 anak. aku paling kecil. meskipun paling kecil aku gak mau kalah sama kakak kelasku. Aku selalu berusaha menjadi penjawab saat lomba tersebut. Alhamdulillah dapat juara 1 lomba cerdas cermat SD sekecamatan.

mubaroki
Aku bisa gaya juga bro.. tongue

Di kelas 4 ini, bakat ITku mulai muncul. Aku sering di tugasi guruku untuk mengetikkan data-datanya. Sayang waktu itu komputer P1 dan P3 ku rusak semua, alhasil saya pergi ke rentalan. Rentalannya namanya Boedjhank lokasinya di kemaduh baron.

Aku hampir tiap hari kesana ngerjain tugas dari guruku itu. Si pemilik dan karyawannya sampai-sampai hafal dengan aku. Bahkan pernah pada hari minggu aku mulai pagi toko bukak sampai sore toko mau tutup aku masih disana ngetik ngerjakan tugas itu.

Aku juga dipuji oleh karyawan Boedjhank, gara-gara aku bisa ngerjain di excell, dengan format kolom-kolom kecil dan bunyak… lagi… #he…

Bahkan, bapaknya mas yang memiliki Boedjhank itu dan karyawannya menghafaliku dengan julukan “Bocah bertopi warna hitam” karena aku dulu seneng topian kalau kesana. Dan aku merupakan pengunjung termuda kala itu  nerd

Selain itu, aku juga sering dipanggil oleh kepala sekolah ke kantor, bu Sri Mulyani namanya, hanya untuk merapikan pekerjaan kantornya di komputer.

Ada pengalaman menarik juga, aku juga sering diajak ke kantor Dinas Pendidikan Kecamatan oleh bu Sri Mulyani hanya untuk merapikan ketikan, mengcopykan  data, dan mengajari bu Sri. big grin

Sampai, sampai banyak petugas yang kenal sama aku, dan kepala dinas kala itu, sekarang sudah almarhum kenal dengan bocah ingusan seperti aku ini, gara-gara itu tadi.

Tidak hanya itu, aku juga dikirim mewakili kecamatan untuk mengikuti lomba komputer tingkat SD se-Kabupaten tanpa seleksi di kecamatan.

Alhamdulillah bisa mendapatkan juara 2 se-Kabupaten, sebenarnya sih bisa juara 1 cuman gara-gara komputer ane hank jadi dikurangi nilainya crying  . Selisih nilai ku dengan juara 1 hanya 0,35 padahal selisih dengan juara 3 terpaut jauh sekali.

Naik kelas lima, semester 1 prestasiku stabil. Bahkan sama wali kelasku yaitu bapak Setyo Utomo, aku disuruh mengikuti olimpiade tingkat jawa timur. Namun, sayang gak ada hasil.

Di semester 2, aku berubah jadi korak, entah gak tau asal muasalnya dari mana, tapi koraknya gak terlalu juga sebenarnya. Cuman guru2ku itu membesar-besarkan masalah. Jadi di akhir semester aku dimarahi ibu sampai nangis-nangis.

Di kelas 5 ini, aku juga mulai kenal namanya internet. Aku dulu pakai koneksi 56kbps pakek koneksi paling tenar kala itu yaitu telkomnet@instant 080989999. Aku kenal blogspot ya dikelas 5 ini. Temanku banyak yang saya ajak mengenal internet, namun sayang orang tuanya banyak yang gak mendukung.

Karena pakai modem pinjaman dari sekolahan bapakku di ngluyu. Akhirnya beli sendiri modem dengan PCI.

Sebab waktu itu internet masih kuno di Kertosono, aku malah diperolok-olok karena itu. Mereka beranggapan bahwwa internet itu negatif. Aku hanya terdiam dan membisu.

Naik ke kelas 6, guru wali kelasku yaitu bu Susi Riani, beliau merupakan ispirasiku dan guru yang sangat sabar, selain bu Susi ada juga bu Ning Gianti.

Di kelas 6 ini, merupakan kelas paling berkesan menurutku, sebab kelas 6 merupakan kelas terakhir dan saat terakhir di SD. Di sini aku selalu dibimbing untuk persiapan menuju Ujian Nasional pertama untuk Sekolah Dasar pada tahun 2008.

Di kelas 6 ini, alhamdulillah prestasiku naik lagi. aku bisa mendapat nilai tertinggi untuk rapot pada semester 1 dan nilai rapot tertinggi nomor 2 pada semester 2. Namun, untuk nilai danem, saya gak tinggi-tinggi banget. alias standart 27,90.

mubaroki
METAL!!! rock on

Dikelas 6 ini aku mulai mendalami dunia internet dan blogging lebih dalam. Aku dulu pertama melanjutkan blogspot yang pernah aku buat dikelas 5 SD dulu. Setelah itu baca-baca koran favoritku yaitu komputek, akhirnya aku kenal dengan toko.baliwae.com. Aku buka web toko online itu, dan mulai buku pertama secara online yaitu mengenai belajar wordpress.

Oh, iya mengenai koran komputek. Aku mulai kenal gak sengaja ketika kelas 4 SD. Semenjak itu aku mulai jatuh cinta pada komputek dan tiap minggunya beli. Sampai-sampai aku dijuluki tukang koran sama temen-temenku.

Dibulan Januari 2009 alhamdullilah speedy sudah terpasang dengan rapi dirumah. Aku yang dulunya membenci speedy gara-gara mahal, akhirnya aku menelpon CS telkom speedy untuk request pasang speedy. Aku telpon itu orang tuaku belum mengetahuinya. Tahunya setelah bayar bulanan telpon, ibuku ditanyai oleh petugas dikantor telkom dan ibuku sebenarnya kaget. Tetapi setelah konfirmasi ke saya, ibu jadi tahu dan akhirnya disetujui pasang speedy. #alhamdulillah.

Caraku ini jangan ditiru ya, wahai generasi muda, soalnya caranya extrim. Masih kecil kok beraninya pasang sesuatu yang memerlukan biasa diatas 100rb. Untung orang tuaku sabar dan sadar surprise

Dan aku browsing-browsing dulu, salah satunya buka toko.baliwae.com. Setelah beli buku itu, aku belinya pakek wesel lho… sebelum beli buku itu, sebenare pernah beli barang-barang lain, tapi ya pakek wesel  big grin

Di hari Senin 15 Juni 2009 aku memberanikan diri praktek ilmu yang aku baca di buku panduan wordpress tersebut. Dengan beli hosting 50MB + domain .web.id. Blog wp self hostingku yang pertama dulu pakek domain mubaroki-eoss.web.id, keren kan… peace sign

*Tahun 2008 (Zaman SMP)

Alhamdulillah, saya diterima di sekolah menengah pertama negeri. Sekolah terfavorit di kecamatanku pada waktu itu, yaitu SMPN 1 Kertosono.

mubaroki
Kalau anda ngefans saya, pasti anda tau saya disebelah mana batting eyelashes

Pada waktu itu sekolahan itu meristis sekolah bertaraf internasional atau RSBI, yang dimodel menjadi kelas khusus ber AC dan berbahasa Inggris dan lebih mewah dari kelas lainnya.

Yah, karena dulu SD saya terkenal pandai, dengan nun 27,90 dan nilai raport ranking 2 se-SD, aku dianjurkan dan disuruh masuk ke kelas itu, meskipun awalnya berat tapi akhirnya mau aja. #gak #sombong big grin

Masuk melalui seleksi tulis dan wawancara, syukurnya aku diterima dengan urutan 20 besar, lumayan lah bisa membanggakan SDku beserta guru-gurunya.

Masuk ke kelas 1 atau kelas 7A, aku kenal dengan berbagai teman-teman dari SD lainnya. Melalui proses orientasi siswa pertama yang aku alami, aku mulai berkenalan dengan dekat dan akrab dengan teman-teman lainnya.

Masa orientasi selesai ada pengumuman untuk memilih kegiatan extrakulikuler sesuai dengan keinginan masing-masing, tak disanggka dan tak ku duga, waktu pertama masuk yaitu hari Minggu, aku memilih dan memasuki extrakulikuler Pramuka yang awalnya aku benci.

Proses pembelajaran pertama dengan dibuka oleh perkenalan para guru SMP, belum terasa sulitnya pelajaran yang akan ku lalui nanti dan belum ketara pula mana guru yang jahat dan yang baik.

Minggu demi minggu berlalu menjadi bulan, mulai terasalah betapa sulitnya dan betapa tidak dongnya diriku menerima pelajaran yang diberikan. Beberapa metode sudah aku terapkan, mulai bertanya sampai mentranslate buku paket yang berbahasa Inggris semua terutama bidang MIPA.

Syukurnya selain bidang MIPA tak berbahasa Inggris aku masih untung bisa memahami dan bisa mengerti materi – materinya.

Disela kepenatan itu, aku menggilai kegiatan kepramukaan yang semula aku benci. Berkat kegiatan ini ada refreshing buat otak yang memanas karena ketidak dongan dengan materi.

mubaroki
Di salah satu arena Jambore Daerah 2008

Mulai kelas 7 semester 1 aku sudah mulai dikirim mengikuti lomba kepramukaan tingkat penggalang se-kabupaten, tak cuman disitu karena sangat aktifnya diriku di Pramuka, aku di delegasikan sekolahan untuk mewakili kecamatan dan sekolahan dikirim ke Jambore daerah tahun 2008.

Padahal kala itu kakak kelasku banyak yang iri dan menginginkannya, tapi anehnya, kok hanya diriku seorang yah yang dikirim. Mungkin karena kegantenganku dan tanggung jawabku yang besar sehingga membuat para pembina terpesona untuk mengirimku, xixixix.. hee hee

Kelas satu terus berlalu, banyak perlombaan non akademis yang aku ikuti meskipun tingkat kabupaten yang penting ikut lah,, selain pramuka yang sering ane ikuti lomba tentang IT di akhir tahun kelas 7 alhamdulillah dapat juara 2 lomba kepramukaan dan juara 1 lomba IT. Syukur alhamdulillah bisa nyumbang piala ke sekolah.

Naik ke kelas 8 SMP mulailah kegiatan berorganisasi semakin besar. Waktu itu alhamdulillah mendapat amanat menjadi ketua pasukan penggalang di SMP atau disebut pratama putra, seleksinya melalui tes tulis dan pemilihan umum.

Dan terpilih menjadi sekretaris OSIS dengan tanpa seleksi alias langsung diangkat. Hehehe,,, ya gak tau aku maksudnya dulu langsung diangkat itu gimana, padahal kandidat lainnya itu masih banyak dan lewat tes, tapi mengapa… oh, mengapa… diriku langsung ditarik dan dinaikkan ke sekretaris 1 padahal sebelumnya juga gak ikut osis #sedikit #nyanyi
Di kelas 8 SMP, aku juga mulai kenal dengan bisnis online. Awal kisahnya ketika mengikuti lomba jurnalis blog di karesidenan Kediri, aku kenal dengan sesosok pria berkaca mata #jiah dan ternyata sekolahnya di satu kecamatan cuma dia sudah SMA.

mubaroki
Salah satu foto kegiatan jurnalistik di JTV Surabaya

Dari awal perkenalan itu, aku sudah diacungi jempol, entah jempol yang mana diacungkan ke saya big grin karena sudah punya personal blog .web.id. Soalnya apa sih? zaman itu di daerahku masih jarang yang kenal blog.

Dari momen spesial itu akhirnya aku semakin dekat dengan mas nya itu, mulai chattingan via fb dan ym, mulai sering berinteraksi, dan aku dikenalkan bisnis online, serta orang-orang yang berkecimpung di dunia online.

Domain mubaroki.com ini dulu awalnya yang meregistrasikan juga masnya itu lho. Berbekal semangat dari beliau akhirnya aku mengeluarkan uang untuk mematenkan domain mubaroki.com.

Oh, iya mas nya itu namanya Miftahur Roziqin, pasti udah kenal semua lah, dia kan aktifis muda dan entrepreneur muda. Terima kasih mas, atas jasa mu aku bisa menjadi seperti ini. happy

Mulai kelas 8 aku juga mulai merintis bisnis online dari berbagai bidang yang aku ketahui, dulu awalnya bisnis pulsa online via paypal, dan beberapa bisnis halal lainnya big grin

Lanjut ya ceritanya, di kelas 8 aku kenal cewek lagi nih, teman sekelas, awalnya sih dari pandangan turun kehati, dari kasih perhatian jadi dia yang sayang. hehehe…

Yang kali ini lebih serius, ya seriusnya anak ABG labil, mulailah pacaran di SMP, bermesra-mesraan, mulai sayang-sayangan, gombal-gombalan, ya dikelas 8 ini. Gak usah dilanjut cerita bermesraannya saru masih kecil tongue

Dikelas 8 pengalaman sekolah paling menarik mulai aku dapatkan, dari disidang di organisasi, dicekal guru, dicekal teman satu kelas sampai dibikinin puisi pula, membolos paling banyak, dapat prestasi non akademik lagi yakni juara 1 lomba kepramukaan, menjadi sie dokumentasi paling laris sampai shooting mantenan dan perpisahan, menjadi investor kantin dan masih banyak lagi lah.

Aku jelasin satu-satu ya mengenai keterangan hot diatas.  Maksudnya investor kantin, itu soalnya aku kan sering makan di kantin, habis 1-3 bungkus belum jajannya, kadangkan utang-utang melulu, lha dari pada utang terus lupa, lebih baik tiap minggu setor uang ke kantin buat seminggu atau lebih dikit. i dont want to see

Disidang di organisasi, ini tepatnya di kepengurusan pramuka di gugus depan waktu itu. Gara – garanya sih bukan karena kasus pencurian atau apa, kasusnya karena banyaknya teman satu angkatan yang bolos, alasa gini gitu tapi kenyataannya pacaran dan lain sebagainya deh, buanyak pokoknya hal – hal yang konyol waktu itu, tapi faktor terbesarnya gara – gara banyak yang pacaran #hadeh.. :-|

Dicekal guru dan dicekal teman, ini hal paling menarik. Mungkin mereka sangat mencintai diriku ini ya sampai dicekal. Awal mulanya sih gara-gara aku banyak kegiatan diluar kelas. Mungkin karena kesaudaraan kelasku waktu itu sangat kental sekali, sekental susu ditambah kecap manis, jadinya kayak gitu deh, ada temanya banyak kegiatan dikira lupa mereka #capekdeh.

Kalau yang nyekal guru karena akunya nduablek mungkin, dulu yang terkenal pinter tiba-tiba nilai anjlok semua, mungkin terjemahan ibu guruku yang sangat mencintaiku itu nilaiku anjlok karena banyak kegiatan. Padahal tidak sih. Yang membuat itu sebenarnya aku gak paham pelajaran. Lha wong pelajarannya pakai bahasa inggris, siapa gak pusing rolling eyes
Ini mungkin menjadi pertanyaan bagi anda “shooting mantenan dan perpisahan”. Apa ya mungkin anak SMP melakukan hal yang seperti itu. Eh, ya mungkin sajalah, aku udah pernah merasakan big grin. Meskipun berbekal peralatan pinjam dan nekat hal itu bisa dilakukan anak seusia SMP asalkan bisa mengajak orang yang lebih tua, contoh guru.

mubaroki
Kegiatan dokumentasi dan jurnalistik di Malang

Waktu itu, aku sudah terampil menggunakan alat-alat perekam video, bahkan sejak SD. Momen yang langka itu dimanfaatkan guruku untuk mengembangkan potensiku lebih lanjut lagi. Alhasil aku ditawari hal seperti shooting manten, perpisahan dan kegiatan lain. Demi sebuah pengalaman, akhirnya aku maui kegiatan menarik seperti itu.

Naik ke kelas 9 mulai biasa alur  perjalanannya, tetap berorganisasi, ber rea reo sama teman-teman, cuman banyak dirumahnya dan sedikit kegiatan diluar. Soalnya sekolah kan membatasi kegiatan anak kelas 9 untuk berkegiatan diluar.

Saya ada pengalaman menarik juga nih dikelas ini. Seumuran kelas 9 pasti masih rentan bahaya dan masih sangat dilindungi orang tua ketika kemana-mana. Waktu itu aku nekat pergi ke Surabaya pertama kali sendiri hanya dengan teman, tujuannya mau membeli camcorder baru.

Pengin ke Surabaya itu tiba-tiba muncul saja ketika ada di sekolahan waktu hari Minggu. Tak perlu banyak kata, aku dan temanku yang tak ajak ini langsung berangkat saja. Dan ditengah perjalanan alhasil orang tua bingung bukan kepalang dan menelpon aku berulang kali tapi gak tak respon.

Cuman tak jawab pakai short message “Mpun buk dongakaken selamet mawon” hehehe.. smug

*Tahun 2011 (Zaman SMA)

mubaroki
Semakin ganteng kan i dont want to see

Masuk SMA favorit dikecamatan tercinta yakni SMA Negeri 1 Kertosono berbekal nilai nun SMP 34,60. Alhamdulillah diterima dengan urutan berapa gitu sudah lupa, tanpa tambahan nilai piagam atau lainnya.

Awal masuk SMA sempat ada tragedi dengan orang tua. Waktu itu di sekolahan kan dibuka kelas khusus yang fasilitasnya lumayan, dengan syarat orang tua menyetujuinya.

Dan aku ternyata dipanggil di beri undangan untuk masuk ke kelas itu, sebelum menyerahkan undangan ke orang tua, aku diwawancarai oleh salah satu guru waktu itu dan intinya menanyakan kesanggupanku serta kemauanku untuk mengikuti kelas itu.

Dengan tegas aku menjawab “Tidak pak, saya tidak ingin mengikuti kelas itu, saya ingin kelasw reguler saja, meskipun nanti orang tua memaksa”

Jeng, jeng, jeng, pak guru itu akhirnya meminta nomor orang tuaku. Sampai dirumah, aku diwawancarai. Bla, bla, bla, sampai sempat memuncak situasinya. Wah,, gimana nih pikirku. Aku tetap ngotot gak mau, soalnya apa sih, itu nanti tujuannya ke IPA. Sedangkan diriku yang imut ini sudah tak mampu, pingin ke IPS.

Sampai nangis berdarah-darah #lebay aku minta dengan sopan dan santun ke orang tua supaya tidak dimasukkan ke kelas khusus itu. Dan syukurnya terkabulkan not worthy

Di awal kelas 10 ada seleksi untuk pasukan paskibraka di kecamatan dan kabupaten. Aku mencoba ikut lha yo, wong saya sudah belajar PBB sejak SD, eh ternyata gak diterima semua nda. Tau alasannya? terlalu tinggi sama kaki bengkok rolling on the floor

Memang bener sih, kakiku bengkok “O” dari hal itu aku tergusur dari beberapa tahap seleksi. Tak apalah, wajah ganteng seperti saya tak harus jadi pasukan paskibra big grin

Di awal masuk SMA juga, ini kisah nyata ya, selesai masa orientasi siswa, saya didatangi oleh pembina extra TI sama salah satu senior yang sudah saya kenal untuk mengikuti extra TI, dan ditargetkan jadi ketuanya dikemudian hari.

Mendengar hal itu, aku ya ndredeg lah, cuman tak angguki aja, soalnya saya gak pengin jadi ketua ketuaan. sad Dalam perjalannya aku mengurangi kegiatan di extra itu dan agak nakal alias membelot, supaya gak dijadiin ketua, syukurnya ditengah perjalanan masih awal kelas 10 juga aku bisa keluar dari extra itu wave

mubaroki
Ini waktu upacara pembukaan kegiatan raised eyebrows

SMA tetep ikut Praja Muda Karana (Pramuka). Karena sudah setia mengikuti itu, dan berhubung aku tuh orangnya setia, jadi kalau sekiranya sudah sreg dalam hati dan progresnya baik untukku, saya ikuti terus. winking

Masih dikelas 10 ada pertemuan nih Pramuka tingkat Kwartir Ranting atau setingkat kecamatan. Di akhir acara selama 3 mingguan tapi jadwalnya cuman Jum’at dan Sabtu ada pemilihan Ketua Dewan Kerja Ranting. Karena kala itu cowoknya dari sekolahanku yang ikut cuman aku dan 3 seniorku tapi cewek semua.

Namanya junior dipaksa senior dengan wajah menakutkan semua akhirnya ya mau aja. Nurut aja, dan akhirnya ditarungkan dengan 10 kandidat cowok lainnya yang ternyata sudah kelas 11, aku masih kelas 10 bro sad

Minder sih ya, waktu mengutarakan visi dan misi yang asal ceplos, tapi tak pikir sebentar lo, yang penting isinya singkat dan padat, gak usah muluk-muluk biar gak kepilih. Eh, lha kok, ketika voting. Aku kepilih, suaranya mutlak, gak ada yang menyamai. Disyukuri ajalah bisa dikenal orang banyak.

Naik ke kelas 11, aku masuk jurusan IPS, ya itu sudah jalan takdirku yang kupilih, mau masuk IPA, gk kuat lah yo bro. Tapi ada segi positifnya masuk IPS, alhamdulillah mulai semester 1 kelas 11 sudah bisa dapat 10 besar. Itu termasuk rekor lo ya semenjak SMP gak dapet peringkat itu big grin

Di kelas 11 saya terpilih kembali menjadi Ketua Pramuka, kalau di tingkat seumuran SMA atau Pramuka Penegak namanya itu Pradana atau ketua Ambalan. Ini sih sebenarnya aku gak minat banget, berhubung di Pramuka itu ada sifat keras dan tegas, aku gak bisa mengundurkan diri dalam tes tulisnya :-|

Waktu rapat re-organisasi ada pemilihan umum untuk ketua, tercengangnya, dari 3 kandidat putra, suaraku mutlak, kala itu kalau gak salah dapat 24 suara, sedangkan lawanku cuman dapat 5 dan 3 suara surprise

Kelas 11 berjalan, banyak cewek yang ngefans aku, diem-diem, soalnya aku single dan kelihatan menakutkan #PD big grin

SMA penginya gak pacaran kayak SMP dulu, soalnya ya pengalaman pahit masa lalu dan ingin menutup hati untuk sementara, karena aktivitasku yang banyak, sebagai ketua organisasi dan kegiatan lainnya. #sok #sibuk tongue

Namun Tuhan berkata lain, aku dipertemukan dengan sesosok gadis yang lemah lembut, penuh dengan keceriaan, meskipun anaknya ndredekan. cool

Teman satu kelas sih, sebenarnya, cuman waktu itu belum akrab. Awal kisahnya dari aktivitas tak sengaja yang tiba-tiba membuat hati semakin tertarik *Tertarik kemana? Kehatimu lah.. love struck *

Kalian sudah taukan, aku tuh orangnya isengan, sering godain cewek kalau nafsu bercandanya klimaks, hahaha.. dari situlah tiba-tiba muncul perasaan, dari pandang memandang ketika ulangan, terus bercanda, aku godain, aku isengin, terakhir aku tembak, mati deh rolling on the floor

Naik ke kelas 12 tetap di jurusan IPS tentunya dan masih tetap dengan cewek yang sama. Masih aktif di organisasi dan tetap aktif belajar *lha wong namanya pelajar ya big grin

Kelas dua belas terasa berjalan dengan begitu cepatnya, sampai akhirnya harus menentukan perguruan tinggi yang harus ku masuki dan mempersiapkan menghadapi ujian nasional.

Alhamdulillah, sudah memiliki rencana masuk ke beberapa perguruan tinggi sejak kelas 10 lalu. Sehingga ketika ditanyai pengin masuk mana, langsung dijawab aja, hehehe… big grin

Namun selain itu, aku juga titip beberapa pertanyaan ke teman yang pergi ke bedah kampus yang diselenggarakan beberapa kali. Selain titip pertanyaan, akupun berusaha tanya sendiri ke beberapa kontak yang ada dan pergi ke acara bedah kampus itu, untuk memantapkan prodi pilihan.

Setelah daftar  ke perguruan tinggi, selanjutnya menghadapi ujian nasional.

Alhamdulillah, bisa menghadapi ujian nasional dengan lancar tanpa suatu halangan suatu apapun. Namun, setelah ujian nasional ada suatu peristiwa yang mungkin bisa memberiku jalan terbaik untuk proses selanjutnya, ataupun pelajaran yang berarti untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi.

Aku harus berpisah dengan seorang cewek. Yah, meskipun bagimu cewek itu masih banyak di dunia ini, namun sejujurnya perasaan tulus dengannya sudah melekat kuat dihatiku ini. happy

Menurutku, peristiwa itu bukan suatu hal yang harus dibesar-besarkan, karena suatu hubungan itu pasti ada sambung dan putusnya, ada suka dan ada duka. Meskipun kadang membekas di dada dan merasa nyesek big grin

Bila mungkin aku terbaik untuk dia pasti perpisahan akan berakhir disuatu saat nanti, dan mungkin bila aku tak pantas untuk dia, pasti ada pengganti yang lebih baik untuk masa depan dia. happy

Ok, next..

Setelah beberapa lama menunggu hasil ujian nasional dan kelulusan, akhirnya pengumuman itu pun keluar dan alhamdulillah aku dinyatakan LULUS.

Meskipun dilembar SKHUN dan ijazah sementara gak ada total NUN, tapi setelah ku total seluruh nilai ujian nasional ku, aku mendapat jumlah 40,15 #syukurlah happy

mubaroki
Wisuda SMAN 1 Kertosono, lulusan tahun 2014

Selang beberapa hari, pengumuman masuk perguruan tinggi lewat jalur undangan pun keluar. Dan aku pun diterima di perguruan tinggi sesuai dengan pilihanku dan do’aku selama ini.

to be continued . . .

4 Comments

  1. wah runut dan runtut, bisa jadi contoh bagi yang lain

    • silahkan om kalau mau dicontoh, aku ini juga dapat inspirasi dari blogger idolaku big grin

  2. Wah… Kuliah dimana nih? happy
    Ceritain juga dong.. big grin
    salam kenal ya…

    • Masih berjalan empat semester mas, nanti aja kalau udah agak lama tak posting. Mau tau kuliahku beneran nih, cek di halaman Portfolio aja ya winking

      Salam kenal, salam persahabatan mas happy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *